Muhammad Yasar Ikuti Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif Secara Daring
|
Banjarmasin, 12 Mei 2026 — Anggota Bawaslu Kota Banjarmasin Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H), Muhammad Yasar, bersama jajaran staf mengikuti kegiatan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia secara daring pada Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Tangerang tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 dalam rangka memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mengawal demokrasi dan proses kepemiluan di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, menekankan bahwa pengawasan partisipatif merupakan fondasi penting dalam membangun demokrasi yang sehat. Menurutnya, demokrasi yang berkualitas tidak dapat terwujud secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang dan komitmen bersama dari berbagai pihak.
“Kalau ingin demokrasi yang baik, dimulai hari ini, bukan nanti. Menyiapkannya dari sekarang, karena membangun demokrasi yang sehat dan baik membutuhkan proses dan komitmen semua orang yang muaranya pada pengawasan partisipatif,” ujar Lolly.
Ia juga menegaskan bahwa demokrasi merupakan mandat yang harus dikawal secara bersama oleh penyelenggara pemilu, masyarakat, dan pemerintah daerah melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
Pendidikan Pengawas Partisipatif sendiri bertujuan mencetak kader-kader pengawasan yang memiliki pemahaman kepemiluan dan kesadaran demokrasi. Kader pengawas partisipatif berperan dalam upaya pencegahan pelanggaran pemilu melalui edukasi dan pengawasan berbasis masyarakat, meskipun tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan partisipatif sebagai salah satu strategi menjaga kualitas demokrasi. Kehadiran Muhammad Yasar dan jajaran staf dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus mendorong lahirnya kader-kader pengawasan yang kritis, berani, logis, dan berdampak bagi penguatan demokrasi di Kota Banjarmasin.