Lompat ke isi utama

Berita

Nilai Gotong Royong dan Keadilan Sosial Jadi Penguat Semangat Pengawasan di Hari Lahir Pancasila

pa

Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bagi Bawaslu Kota Banjarmasin untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi dalam menjalankan tugas pengawasan demokrasi

BANJARMASIN – Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bagi Bawaslu Kota Banjarmasin untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi dalam menjalankan tugas pengawasan demokrasi. Komitmen tersebut disampaikan dalam Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kota Banjarmasin, Senin (1/6/2026).

Peringatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 yang menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila. Melalui pedoman yang diterbitkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), seluruh komponen bangsa diajak menjadikan peringatan ini sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Bagi Bawaslu, nilai-nilai Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan upaya menjaga kualitas demokrasi. Semangat persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial menjadi landasan penting dalam memastikan setiap proses demokrasi berlangsung secara jujur, adil, dan menghormati hak-hak warga negara.

Dalam apel tersebut, Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin, Muhammad Fachrizanoor, bertindak sebagai pembina apel dan membacakan amanat Kepala BPIP sesuai Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan peran Pancasila sebagai perekat keberagaman sekaligus pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa.

Selain membacakan amanat Kepala BPIP, Muhammad Fachrizanoor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Bawaslu Kota Banjarmasin atas dedikasi dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas kelembagaan.

“Bagi keluarga besar Bawaslu, nilai-nilai luhur Pancasila seperti gotong royong dan keadilan sosial harus menjadi napas dalam setiap langkah pengawasan. Mari kita jadikan momentum ini untuk meneguhkan kembali komitmen kita dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat. Kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan terbesar kita untuk bersatu,” ujarnya.

Pesan tersebut sejalan dengan amanat Kepala BPIP yang menekankan bahwa Pancasila harus terus hidup dan hadir dalam praktik kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman untuk memastikan setiap kebijakan dan tindakan tetap berpijak pada keadilan, persatuan, serta penghormatan terhadap martabat manusia.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Bawaslu Kota Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas proses demokrasi melalui pengawasan yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam bekerja, Bawaslu berharap kepercayaan publik terhadap proses demokrasi dan lembaga pengawas pemilu dapat terus terpelihara.