Lompat ke isi utama

Berita

Menghadapi Persiapan Pemungutan Suara Ulang, Bawaslu Kota Banjarmasin Memerlukan Petugas Ad Hoc Kembali

Menghadapi Persiapan Pemungutan Suara Ulang, Bawaslu Kota Banjarmasin Memerlukan Petugas Ad Hoc Kembali
\n

Bawaslu Kota Banjarmasin – Pemungutan Suara Ulang (PSU) akan digelar pada ajang Pemilihan Walikota Banjarmasin Pada tanggal 28 April 2021 berdasarkan keputusan MK RI atas Perkara Nomor: 21/PHP.KOT-XIX/2021 (25 Maret, 2021).

\n\n\n\n

Untuk Pilgub Kalsel 2020, Mahkamah Konstitusi meminta PSU di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Banjarmasin Selatan. Dan jumlah TPS untuk Kecamatan Banjarmasin Selatan sendiri sebanyak 301 buah.

\n\n\n\n

untuk Pilwali Banjarmasin 2020, PSU akan dilaksanakan di tiga kelurahan yang ada di Kecamatan Banjarmasin Selatan yakni Kelurahan Mantuil, Kelurahan Murung Raya serta Kelurahan Basirih Selatan. Jumlah seluruh TPS di tiga kelurahan itu ada 80 buah.

\n\n\n\n

Atas kondisi tersebut, Bawaslu Banjarmasin dipastikan akan kembali mempersiapkan ratusan pengawas adhoc.

\n\n\n\n

Berdasarkan jumlah TPS tersebut, maka Bawaslu Banjarmasin setidaknya harus menyiapkan sebanyak 301 orang Pengawas TPS, 12 orang Pengawas Kelurahan, kemudian juga tiga orang Pengawas Kecamatan.

\n\n\n\n

Sehingga Bawaslu Banjarmasin pun harus menyiapkan sebanyak 316 orang pengawas adhoc untuk PSU Pilgub Kalsel 2020 dan Pilwali Banjarmasin 2020.

\n\n\n\n

 “Salah satu konsekuensi dari adanya keputusan MK, maka kita pun perlu melakukan restrukturisasi termasuk rekrutment pengawas adhoc di lapangan,” Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin, Muhammad Yasar, Lc.

\n\n\n\n

Beliau berkata bahwa pengawas adhoc saat Pilkada 2020 lalu sudah selesai melakukan tugasnya. Terkait hal ini pula, Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin Muhammad Yasar pun mengaku masih belum memastikan teknis perekrutan pengawas adhoc saat digelarnya PSU nanti.

\n\n\n\n

“Untuk pengawas adhoc kemarin sudah bubar. Untuk berikutnya kami masih menunggu petunjuk teknisnya. Apakah mengaktifkan dan meng-SK-kan kembali yang sebelumnya, atau merekrut yang baru lagi,” tuntasnya. (Humas)

\n