Pembukaan Orientasi PPPK, Bawaslu Kota Banjarmasin Perkuat Pemahaman Peran ASN
|
Banjarmasin – Sebanyak 11 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Kota Banjarmasin mengikuti pembukaan Orientasi PPPK Bawaslu Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu (15/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membekali ASN PPPK dengan pemahaman mengenai nilai dasar, tugas, dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Bawaslu. Orientasi PPPK di berbagai provinsi pada tahun 2026 memang difokuskan pada penguatan nilai ASN, etika, budaya kerja, dan kompetensi dasar sebagai bagian dari pembentukan aparatur yang profesional.
Orientasi tidak hanya menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi, tetapi juga upaya membangun kesamaan pemahaman mengenai peran ASN dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK, memahami hak dan kewajiban sebagai PPPK, serta memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, Aries Mardiono, saat membuka kegiatan menekankan bahwa setiap ASN di lingkungan Bawaslu harus mampu memberikan manfaat melalui kinerja yang disiplin dan bertanggung jawab.
“Keberadaan kita di lingkungan Bawaslu harus mampu memberikan manfaat. Disiplin yang baik akan menghasilkan output kinerja yang baik pula. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memahami dan mengetahui kinerja yang harus dipedomani,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat, Des Rizal RRD, menjelaskan bahwa orientasi merupakan kewajiban yang harus diikuti oleh setiap PPPK sebagai bagian dari pengembangan kompetensi ASN.
Menurutnya, melalui orientasi tersebut peserta akan memperoleh pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai PPPK, pentingnya kedisiplinan, serta penguatan kualitas sumber daya manusia untuk mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan Bawaslu.
Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan Thessa Aji Budiono menyampaikan bahwa pembentukan karakter ASN yang berintegritas menjadi fondasi penting dalam mendukung tugas Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu.
Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, Teuku Dahsya Kusuma Putra, menambahkan bahwa orientasi diharapkan mampu meningkatkan wawasan, keterampilan, dan kompetensi peserta sehingga dapat melaksanakan tugas secara profesional.
Keikutsertaan 11 PPPK Bawaslu Kota Banjarmasin dalam orientasi ini menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui penguatan kompetensi sejak awal masa tugas sebagai ASN, diharapkan setiap pegawai mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan dan pengawasan pemilu secara profesional.