Lompat ke isi utama

Berita

Orientasi PPPK Bekali Pegawai Bawaslu Kota Banjarmasin dengan Pembelajaran Interaktif

hg

Banjarmasin, 24 Juni 2026 – Sebanyak 11 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Kota Banjarmasin telah menyelesaikan rangkaian Orientasi PPPK Bawaslu Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu melalui Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan berlangsung secara daring selama tujuh hari efektif, pada 15–24 Juni 2026, dan diikuti oleh 139 PPPK Tahap I dan Tahap II Tahun 2025 dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Selama orientasi, peserta mengikuti pembelajaran secara sinkron melalui Zoom Meeting dan pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS) Bawaslu. Metode tersebut dipadukan dengan diskusi, penugasan, serta studi kasus yang mendorong peserta menganalisis berbagai situasi yang berpotensi dihadapi dalam pelaksanaan tugas di lingkungan Bawaslu.

Materi orientasi disampaikan oleh Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan Aries Mardiono, Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan Des Rizal RRD, Akhmad Mukhlis, Muhammad Radini dan Thessa Aji Budiono, Kabag Bawaslu Kalsel, serta para pejabat dan staf yang memiliki kompetensi sesuai bidang masing-masing. Berbagai materi tersebut memberikan pemahaman mengenai nilai dasar ASN BerAKHLAK, tugas dan fungsi ASN, budaya kerja, etika pelayanan, hingga penguatan integritas dan profesionalisme aparatur.

Bagi peserta, orientasi tidak hanya menjadi sarana memperoleh materi, tetapi juga ruang untuk memperluas wawasan melalui pembelajaran yang aplikatif. Pendekatan studi kasus memberikan gambaran nyata mengenai penyelesaian persoalan yang dapat ditemui dalam pelaksanaan tugas sebagai ASN di lingkungan Bawaslu.

Salah satu peserta, Muhammad Hidayaturrahman, Staf PPPK Bawaslu Kota Banjarmasin, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti orientasi.

“Orientasi ini memberikan banyak pengetahuan baru mengenai peran kami sebagai ASN di lingkungan Bawaslu. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tugas sehari-hari, ditambah pembelajaran melalui studi kasus membuat kami lebih memahami cara menghadapi berbagai situasi dalam pekerjaan. Semoga ilmu yang diperoleh dapat kami terapkan untuk mendukung kinerja Bawaslu Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Keikutsertaan 11 PPPK Bawaslu Kota Banjarmasin dalam orientasi tersebut menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui pembelajaran yang mengombinasikan penyampaian materi, diskusi, pembelajaran berbasis LMS, dan studi kasus, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh dalam mendukung pelaksanaan tugas secara profesional, adaptif, dan berintegritas.

Dengan berakhirnya rangkaian orientasi, Bawaslu Kota Banjarmasin optimistis para PPPK dapat semakin siap menjalankan peran sebagai aparatur sipil negara yang tidak hanya memahami regulasi dan tata kelola kelembagaan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja organisasi.