Image default
Berita

Bawaslu Kota Banjarmasin Tindak Tegas Politik Uang Menjelang PSU

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin bakal menindak tegas pelaku praktek politik uang jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Wali Kota besok Rabu 28 April 2021.

Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Banjarmasin, Subhani mengingatkan agar paslon maupun tim kampanye tidak bermain mata untuk memberi uang agar dapat terpilih.

“Kami akan menindak tegas siapapun yang mencoba melakukan praktek politik uang pada PSU besok,” kata Subhani Kordinator Divisi Penindakan Pelanggaran, Selasa (27/4/2021).

Jika terbukti, sesuai UU Pemilihan pasal 187A ayat 1 dan 2, pelaku diancam sanksi kurungan paling lama 72 bulan dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

“Bisa juga didiskualifikasi jika memang terbukti pelaksanaan politik uangnya secara TSM,” sebut Subhani.

Adapun objek pelanggaran administrasi TSM pemilihan yaitu, perbuatan menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi penyelenggara pemilihan dan atau pemilih yang terjadi secara TSM (Pasal 73 JO 135A UU Pemilihan).

“Bawaslu akan melakukan patroli ketat terhadap praktek politik uang jelang PSU ini. Kami pun akan melakukan pengawasan melekat untuk memastikan PSU berjalan Jujur dan Adil,” pungkasnya. (Humas)

Related posts

RDK Evaluasi Sumber Daya Manusia Pengawas Pemilu pada Pemilu 2019

Bawaslu Banjarmasin

Bawaslu Kota Banjarmasin gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Pemilu Tahun 2019

Bawaslu Banjarmasin

Bawaslu Kembali Ingatkan Sanksi Pelanggaran Kampanye

Author Bawaslu

Leave a Comment